Postingan

Ibu Jerapah, Longlife Learner Mom

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hola Halo!
“Apa yang teman-teman pikirkan jika mendengar kata Dece/Dessy Natalia/Ibu Jerapah?”
Pertanyaan singkat ini saya tulis di status Facebook, WhatsApp dan story Instagram dan mendapatkan cukup banyak respon dari teman-teman. Yang dekat atau tidak. Yang benar-benar sering bertemu atau sekadar berjejaring via daring.
Bagi saya yang 'self assurance'nya sangat rendah, masukan dari orang lain menjadi sangat berarti dalam membuat keputusan. Termasuk dalam memutuskan seperti apa sih personal branding yang saya miliki?
Menyoal personal branding (PB), sebenarnya kita bisa melihat dari sudut pandang kita dan juga orang lain. Jenni Flinders dalam presentasinya yang berjudul Own Your Personal Brand menyampaikan bahwa pertanyaan seperti, “Hal apa saja yang membuat kita bergairah?”, “Aktivitas apa yang paling kita sukai?”, “Apa kontribusi terbesar kita untuk lingkungan” akan membantu kita untuk menentukan PB.
Sedang…

Jurnal Puasa Mingguan #2 : Susahnya Bangun Pagi 😷

Gambar
Bismillah..
Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Karena tadi sudah sangat panjang lebar bikin Tantangan Hari-15, maka izinkanlah saya membuat jurnal puasa ini sangat ringkas. 
Beneraaaan, tadi nulisnya puanjang. Cek di sini: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10219296462256774&id=1066535617 Wkwkwk..
Oke, jadi ini dia kalender puasa saya yang merah membara, hiks..

Saya bukan orang perfeksionis sih, tapi sedih banget kok ya susaaaah gitu mau bangun pagi.
Jadi, pemberian skornya kayak gini: 4 = jika bangun sebelum adzan Subuh 3 = jika bangun ketika adzan Subuh dan bergegas shalat 2 = jika bangun lewat Subuh, maksimal 30 menit 1 = jika bangun sejam setelah Subuh
Astaghfirullah.. Banyak banget dosa sayaaa.. Bangun subuh meni susah.. 😢
Faktor penyebabnya apa? Ternyata, belakangan ini saya kesulitan tidur. Jam 11 sudah di kasur, tapi mata masih on sampai jam 1 atau 2. Nggak ngantuk, gais. Sediiiih.. 😭
Minggu depan harus lebih baik!!!!

Jurnal #8 Kelas Ulat-ulat : My Buddy!

Gambar
Bismillahirrahmaanirrahiim,
Alhamdulillah, sudah menginjak pekan keee sekian di Kelas Bunda Cekatan. Nggak hafal, karena saking hebringnya. Wkwk..
Yang pasti, ini adalah jurnal ke-8 atau jurnal terakhir di Kelas Ulat-ulat ini! Alhamdulillah. Ma, anakmu ternyata bisa bertahan sejauh ini.. 😂
Oke, permainan kali ini seru banget! Judulnya Buddy System.

Seperti biasa, aku paling selalu telat menyimak video Bu Septi. Wkwk.. Ketika lagi riweuh ngerjain kerjaan yang lain, jreng, ada chat dari Teh Rara.
Aku dipinang, Guys! Uhuy! 😂
Tanpa ba-bi-bu, kuiyakan pinangannya, karena merasa klop aja gitu sama Teh Rara. Cocoks. Dari pertama suka chat, curhat bareng ke Teh Elma, sampai suka tiba-tiba ketemu di sebuah event. Ya, jodoh kali, ya? Wkwk..
Nah, akhirnya, hari Senin kemarin kami janjian di TSM. Woh, kurang niat apa coba kami ngerjain tugas ini. Semangat 45! 💪💪💪
Selama kurang lebih 3 jam, walaupun singkat, tapi aku dapat banyak hal dari Teh Rara. Dari perjalanan hidup dan sudut pandangnya,…

Jurnal #7 Kelas Ulat-ulat : Refleksi Belajar

Bismillah,
Alhamdulillah, sudah memasuki permainan ketujuh dan saatnya duduk santai di danau setelah sibuk menjelajah hutan pengetahuan. The Jungle of Knowledge, kata Bu Septi.
Di permainan kali ini, ada beberapa pertanyaan yang bisa dijadikan acuan dalam membuat jurnal. Karena aku sedang ndak kreatif (bukannya selalu begitu? wk), maka akan aku jawab saja langsung pertanyaan-pertanyaan yang cukup banyak ini, ya.. :)
>> Apakah makanan yang kudapat sudah sesuai dengan kebutuhan makanan yang ada di petaku?
Alhadumdulillah, hanya di pekan-pekan awal saja diriku ini lapar mata, karena setelahnya hanya fokus di keluarga Manajemen Emosi atau Inside Out Family.
Selain mendapatkan makanan dari dalam hutan, sebenarnya justru makanan yang kudapatkan lebih banyak kudapat dari luar hutan, berupa hasil bacaan dan pengalamanku. Nggak apa-apa kan, ya?
Dari dalam dan luar hutan, topik yang kucari selalu sama, masih seputar self acceptance. Rasanya tidak selalu aku yang mencari, tapi ilmu-ilmu i…

Belajar Bahasa Arab Quran dengan Riang Gembira bersama QAC

Gambar
Bismillah.. Alhamdulillah, segala pujian hanya milik Allah Yang Maha Baik.
Iyaaa, Allah baiiiiik sekali..
Hanya atas izin Allahlah aku bisa menyelesaikan 30 jam kelas Bahasa Arab Quran bersama QAC (Quranic Arabic Course) dengan riang gembira.. Masya Allah..
Sebentar.. Sebentar.. Belajar Bahasa Arab Quran dengan riang gembira? Kok bisa? Rasa-rasanya sih sering banget dengar cerita tentang sulitnya belajar Bahasa Arab. Kok ini malah dibilang riang gembira? Hmm, maksudnya bagaimana, Ferguso? >.<
Oke oke.. Kita cerita dari awal, ya..
Alhamdulillah, sejak 25 Januari 2020 hingga 1 Maret 2020 (kemarin banget, fyi), aku mengikuti kelas Bahasa Arab Quran selama 10 pertemuan dengan masing-masing durasi per pertemuan selama 3 jam. Totalnya 30 jam belajar Bahasa Arab Quran.
Aku tekankan berkali-kali, Bahasa Arab Quran, bukan Bahasa Arab percakapan atau Bahasa Arab zaman now. Aku nggak tahu sih Bahasa Arab yang dipakai orang-orang di jazirah Arab saat ini kayak gimana, tapi bukan itu yang a…

Jurnal #6 Kelas Ulat-ulat: Berbagi yang Dia Suka

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh,
Jurnal keempat dari enam jurnal yang seharusnya disetorkan di Kelas Ulat-ulat. Yup, minggu kemarin aku nggak ngerjain jurnal, padahal sudah dapat beberapa kenalan. Alasannya? Mabok minum obat, haha. Nanti ada part khusus tentang ini, ya. Insya Allah, kalau kuat. :)
Di permainan kali ini, kami diajak untuk memberikan potluck untuk teman baru. Potluck ini berisi makanan-makanan kesukaan teman-teman baru ini. Wow, seru sekali, ya!
Potluck pertama saya kirimkan untuk Mbak Fathia yang berkenalan via DM Instagram. Karena makanan kesukaan Mbak Fathia adalah Manajemen Emosi, maka aku kirimkan potluck berupa e-book 10 Mindful Minutes karya Goldie Hawn. Di dalamnya ada teknik mindfulness yang bisa dipraktekkan dengan anak.
Harapannya, dengan memahami cara kerja otak dan mengenal emosi, anak bisa lebih cerdas juga dalam mengelola emosi dan mengenal dirinya sendiri. Begitcu..
Potluck kedua aku kirimkan untuk Mbak Teti…